Panen Raya Pemasyarakatan, Hasil Kerja Warga Binaan Disalurkan untuk Korban Bencana
Panen raya tersebut terpusat di Lapas Kelas I Cirebon dan diikuti secara virtual oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia. Kegiatan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, mengatakan panen raya serentak ini merupakan hasil nyata pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan. Menurutnya, hasil panen tidak hanya dimanfaatkan secara internal, tetapi juga disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh dan Sumatera.
“Pembinaan yang kita lakukan mampu menghasilkan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ini bentuk empati dan kontribusi pemasyarakatan Kalimantan Selatan,” kata Mulyadi. Panen raya di Kalimantan Selatan diikuti oleh 18 Kepala UPT Pemasyarakatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalimantan Selatan, serta sejumlah undangan. Mulyadi menyebut capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Berdasarkan data akumulasi, komoditas pertanian dan perkebunan terbesar adalah kangkung sebanyak 2.325 kilogram, disusul ubi jalar 1.497 kilogram dan terong 128 kilogram. Sementara itu, sektor perikanan didominasi ikan lele dengan total panen mencapai 605 kilogram.
Secara keseluruhan, total hasil panen raya serentak di Kalimantan Selatan mencapai 4.660 kilogram dari pemanfaatan lahan seluas 41.832 meter persegi. Estimasi nilai penjualan hasil panen mencapai Rp20.266.000 dengan perkiraan keuntungan bersih sekitar Rp6.299.000.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa program ketahanan pangan pemasyarakatan tidak semata berorientasi pada produksi. “Walaupun kontribusi kita mungkin tidak besar, tetapi jika dilakukan bersama-sama, ini menjadi kekuatan. Hasil panen ini kami ikhlaskan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melaporkan bahwa panen raya serentak ketahanan pangan pemasyarakatan secara nasional menghasilkan sekitar 123,5 ton komoditas pangan dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

