Rutan Kandangan Buktikan Lahan Terbatas Mampu Hasilkan Kebun Cabe Produktif untuk Dukung Ketahanan Pangan
KANDANGAN, Habarbanua.com – Rutan Kelas IIB Kandangan memanfaatkan area brandgang sebagai lahan budidaya cabai untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meski memiliki keterbatasan lahan, kebun cabai tersebut kini rutin berhasil dirawat hingga memasuki masa siap panen, Selasa (4 Agustus 2026).
Perawatan tanaman dilakukan oleh WBP di bawah bimbingan petugas. Kegiatan meliputi pembibitan, penanaman, penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian hama yang dilakukan secara rutin agar tanaman tumbuh optimal.
Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengatakan pemanfaatan area brandgang menjadi kebun cabai merupakan salah satu bentuk inovasi dalam mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
"Meski kami tidak memiliki lahan yang luas, hal itu tidak menyurutkan semangat untuk terus berinovasi. Area brandgang yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal kami sulap menjadi lahan ketahanan pangan. Alhamdulillah tanaman cabai kita rutin berhasil sampai siap panen. Selain untuk memenuhi kebutuhan dapur Rutan, kegiatan ini juga melatih WBP memiliki keterampilan di bidang pertanian yang bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat," ujarnya.
Menurut David, hasil panen cabai akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal Rutan. Sebagian hasil panen juga akan dipasarkan, sedangkan keuntungan penjualannya digunakan untuk mendukung pengembangan sarana pembinaan.
Ia menambahkan, program budidaya cabai tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bagi WBP. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh keterampilan bercocok tanam yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Rutan Kelas IIB Kandangan optimistis produksi cabai akan terus meningkat seiring perawatan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pemanfaatan area brandgang sebagai lahan produktif menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan tidak menghalangi upaya mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

