HOT NEWS

Tauhid dan Habsy Menjadi Bagian dari Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Rutan Kandangan

KANDANGAN, 28 September 2026 — Warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kandangan mengikuti pembelajaran tauhid dan habsy sebagai bagian dari kegiatan pembinaan kepribadian.

Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Rutan Kandangan bersama Guru Mahyudi Nuri dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pembelajaran menjadi bagian dari kegiatan keagamaan yang diberikan selama warga binaan menjalani masa pidana.

Materi tauhid diberikan untuk memperkuat pemahaman dasar mengenai keagamaan. Sementara itu, habsy dilaksanakan sebagai aktivitas keagamaan yang diikuti secara bersama oleh warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas, mengatakan kegiatan keagamaan terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan warga binaan.

“Kami terus mendorong kegiatan pembinaan keagamaan agar warga binaan memiliki kesempatan untuk menambah pengetahuan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan selama menjalani masa pidana,” ungkapnya.

Guru Mahyudi Nuri mengatakan pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting adalah bagaimana ilmu yang disampaikan dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.

Rutan Kandangan bersama MUI Kabupaten HSS terus melaksanakan pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan sebagai bagian dari proses pembinaan warga binaan sebelum kembali ke keluarga dan masyarakat.

Posting Komentar